LAST BUT NOT LEAST





Last but not least, mengapa aku tuliskan begitu, yah, karena akhirnya sampai juga di penghujung kelas Bunda Cekatan, begitu pula sesi mentoring. Sebuah final point yang sangat berkesan. Sebuah akhir, tapi sekaligus juga sebuah awal baru bagiku untuk meneruskan pembelajaranku walaupun sudah tidak dalam program Bunda cekatan dan juga mentoring bersama mentor terbaikku Mbak Firdausiah Adinta. 

Tidak terasa sudah 7 pekan kami bersama dalam program mentoring, sudah 7 pekan mbak Firda membersamaiku dalam mempelajari pembuatan Kurikulum anak dalam metode montessori. Ah senangnya aku, sekarang sudah mulai memahami bagaimana cara menyusun kurikulum anak. Hal yang selama ini selalu mengganjal bagiku, karena memang tidak berencana memasukkan Riga sekolah sebelum usia 5 tahun. Aku ingin mengajarinya sendiri di rumah, Dengan menguasai pembuatan kurikulum anak, rasanya sudah menjadi lebih lega. Walaupun masih sederhana dan pelaksanaannya pun belum maksimal, setidaknya aku sudah melangkah lebih jauh dari sebelumnya. 

Aku punya secarik surat cinta untuk mbak Firda tentang kebersamaan kami selama 7 pekan





Sekali lagi kuucapkan Jazakillahu khairan katsiran, aamiin... Ah, rasanya semua sudah kurangkum dalam surat cintaku. Betapa senangnya aku memiliki kemajuan ini di sela - sela aku berjuang mengalahkan batasan - batasanku di bidang lain. Feeling alive lagi rasanya hehehe.. Aku rasa aku bisa menggambarkan diriku seperti kupu-kupu ini

















































Tampak sederhana ya? hehe... ya mungkin terlihat sederhana, tapi warna sayap kupu-kupuku menjelaskan segalanya. Warna biru dominan pada sayapku menggambarkan tujuan utama dalam Project di mind map awalku saat memasuki program Bunda Cekatan, yaitu Peaceful Lavender, aku ingin merain kedamaian hingga bisa menebarkan kedamaian itu ke sekitarku seperti harum lavender yang menenangkan. Biru melambangkan kedamaian, Lega rasanya saat aku sudah mulai memahami cara pembuatan kurikulum anak, dengan membuat kurikulum anak, aku jadi bisa lebih tenang menjalani kewajiban - kewajiban ku yang lain tanpa merasa gundah dan gelisah tentang aktiviitas Riga, karena semua sudah terukur dan terencana. Masya Allah. Warna ungu itu menandankan lavenderku yang mulai berkembang, Riga pun mulai merasakan kebahagiaanku juga, aku bisa membersamainya dengan lebih tenang dan bahagia. Sayap bagian bawah gradasi warna putih ke biru, itu melambangkan perjalanku di awal mentorship, dari yang awalnya masih benar- benar tidak mengerti cara menyusun kurikulum anak hingga akhirnya sekarang sudah memahaminya. Warna kuning di tengah menggambarkan diriku saat ini yang merasa lebih semangat mmbersamai Riga, terbang sebagai kupu -kupu yang memiliki sayap yang sudah mulai kuat berisi ilmu-ilmu berharga dari mentorku Mbak Firda. Semoga aku bisa terus terbang, mengumpulkan lebih banyak ilmu lagi, menerapkannya,dan akhirnya bisa membantu penyerbukan bunga - bunga, berbagi ilmu dan pengalaman dengan ibu - ibu lain. Aamin   



Comments

Popular Posts