REFLEKSI DI TEPI DANAU


REFLEKSI DI TEPI DANAU


Indahnya bisa duduk santai di tepi danau setelah lelah berkelana di hutan pinus dengan segudang pengetahuannya. Saatnya membuka kembali catatan - catatan dan kenangan - kenangan kecil yang penuh makna.

Mengingat kembali project awal tahunku yaitu "Peaceful Lavender" yang kubuat dengan tujuan untuk mengurangi kerikil - kerikil penghalang perjalanan bahagiaku. Dengan project ini aku berharap hal - hal yang biasanya menjadi sumber permasalahan-permasalahan kecil atau besar dalam keseharianku dapat terselesaikan dengan baik. 

Dalam perjalanan menuju virtual camping di hutan pinus Bunda Cekatan ini, aku mengumpulkan ilmu - ilmu yang aku butuhkan untuk mewujudkan si "peaceful lavender'. Aku mempunya beberapa daftar yang harus aku penuhi, yaitu Manajemen Finansial, Manajemen Kesehatan, dan juga Manajemen Waktu. 

Selama beberapa minggu kemarin aku bergabung di 2 keluarga yaitu Finansial dan Homeschooling. Lalu aku juga menyimak beberapa go live di bidang Teman Bermain Ananda, Homeschooling, dan Finansial. Ketika berada di virtual camping ground, aku berkenalan dengan beberapa teman dari keluarga manajemen waktu, teman bermain ananda dan lain - lain. Jika aku ringkas berikut beberapa makanan yang aku dapatkan.

1. Finansial
  • Dari keluarga Finansial aku banyak mendapatkan makanan utamaku di bidang finansial. Aku memang banyak berfokus di bidang ini karena memang aku sangat lapar dalam finansial. Suami pun memintaku untuk banyak belajar tentang finansial. Seperti postinganku sebelumnya. Aku belajar banyak hal tentang perencanaan keuangan, tabungan, saham, dana darurat, dan lain sebagainya yang membentuk untuk jadi cerdas finansial.

2. Homeschooling
  • Aku mendapatkan beberapa insight baru ketika bergabung di keluarga homeschooling. Jujur aja aku masih sangat awam di bidang ini, karena anakku sendiri masih berusia 3 tahun. Motivasiku bergabung di grup ini adalah ingin belajar bagaimana cara memberikan pendidikan pada anak di rumah secara konsisten, teratur, dan terukur. Disini aku mendapatkan pola besar cara menyusun kurikulum untuk anak di rumah, yaitu dengan menentukan terlebih dahulu core value dan tujuannya anak akan menjadi seperti apa. Baru ditarik mundur ke setiap tahapan usia nya akan diberi kegiatan - kegiatan seperti apa yang menunjang pengetahuannya untuk mencapai tujuan tersebut. 
  • Dalam kegiatan bersama anak - anak ada proses yang penting yaitu mengamati setiap gerak anak, karena inilah yang akan jadi data primer kita. Akan terlihat bagaimana minat dan bakat anak yang akan membantu kita memberikan stimulasi - stimulasi yang mendukung. Kegiatan yang kita rancang haruslah 3B : Beragam, Berulang-ulang, Berinteraksi dengan Banyak Orang. Beragam bisa meliputi aktivitas indoor, outdoor, ingroup, personal, dengan teman baru, teman yang sudah kenal, dan lain lain. Berulang - ulang maksudnya dilakukan seminggu sekali, seminggu 2x, sebulan sekali, dll. Berinteraksi dengan banyak orang bisa dari beragam usianya. 
  • Dari tahapan usia, Usia 0-6 tahun dan 6-10 tahun : dominan aktivitas individual. Sedangkan usia  10-14 tahun dan 14-17 tahun: dominan aktivitas in-group

3. Teman Bermain Ananda
  • Aku mendapatkan beberapa ilmu di bidang ini dari Go Live mbak Restu Anjarwati dan Teman baru dari Bogor bernama Mbak Juwita. Aku memang menyukai bidang ini karena dalam keseharian aku suka bermain dan membuat permainan sendiri dengan anak. ada beberapa poin penting yang dibagikan mbak Juwita padaku yaitu
  1. Membangun strong why bermain dengan anak
  2. Memilih standar acuan dan metode
  3. Merancang kegiatan anak ( termasuk mencari ide dan menyusun kurikulum, jadwal harian, dll)
  4. Bagaimana memulai (persiapan, sharing kendala, dan gangguan)
  5. Dokumentasi, observasi, dan refleksi 
  • Dari Go Live aku juga mendapatkan beberapa insight diantaranya keajaiban dari mengajak bermain anak adalah meningkatkan bonding dengan anak, dapat menumbuhkan keterampilan anak, anak menjadi kreatif, lebih mandiri, dan mendapatkan banyak cerita dari anak. Ada beberapa Prinsip Kegiatan Anak, yaitu
  1. Berorientasi pada perkembangan anak
  2. Belajar melalui bermain
  3. Kreatif dan inovatif
  4. Menyediakan lingkungan yang kondusif
  5. Menggunakan pembelajaran terpadu (tematik) dan stimulasi terpadu
  6. Mengembangkan berbagai kecakapan hidup
  7. Menggunakan berbagai media edukatif dan sumber belajar
  8. Pembelajaran yang berorientasi pada prinsip - prinsip perkembangan anak
  • Sungguh menarik sekali materi di keluarga Temanda ini. Membuatku semakin semangat membuat aktivitas - aktivitas untuk anakku Rigail.

Ketiga poin di atas adalah ketiga makanan utamaku selama perjalanan beberapa minggu ini. Aku juga mendapat beberapa cemilan dari manajemen waktu dan manajemen emosi yang juga masuk ke dalam mind map ku. Berikut reviewku dari perjalanan ini
  • Apakah makanan yang kudapatkan sudah sesuai dengan kebutuhan makanan yang ada di petaku
Makanan yang aku dapatkan sudah sesuai dengan yang ada di mind mapku. 
  • Mana yang lebih banyak kudapatkan selama berkelana di hutan pengetahuan, makanan utama atau cemilan? mengapa?
Yang lebih banyak aku dapatkan adalah makanan utama yaitu Finansial dan Pendidikan Anak. Karena kedua makanan tersebut saja sudah sangat membuatku kenyang dan harus fokus untuk mempelajarinya. Sehingga aku tidak punya banyak waktu untuk mencari cemilan. Cemilan aku dapatkan dari mengobrol dengan teman baru di camping ground.
  • Apa yang membuatku bahagia belajar di hutan pengetahuan? Mengapa
Yang membuatku bahagia adalah aku mendapatkan ilmu yang memang sedang aku butuhkan. Bisa belajar bersama dengan ibu - ibu hebat dengan semangat belajar yang sama itu sangat menyenangkan dan luar biasa.
  • Apa strategi belajar yang kurasakan berhasil selama di hutan pengetahuan?
Tentu saja berpegang pada mind map itu sangat membantu dan membuatku berhasil bejalan sesuai arah tujuan. Dari hasil belajar pun membuatku bisa mendetailkan salah satu poin di mind map ku.
  • Apa yang harus kutingkatkan lagi?
Yang harus aku tingkatkan lagi adalah mengatur waktu dan jadwal belajar supaya dapat memenuhi semua kebutuhan di mind map ku.


Sekian review perjalananku. Semoga perjalanan selanjutnya lebih menyenangkan. :)

Comments

Popular Posts