ONE STEP AHEAD IN FINANCIAL PLANNING

KELUARGA FINANSIAL


"Tidak akan bergeser dua telapak kaki seorang hamba pada hari kiamat sampai dia ditanya (dimintai pertanggungjawaban) tentang umurnya kemana dihabiskannya, tentang ilmunya bagaimana dia mengamalkannya, tentang hartanya; darimana diperolehnya dan kemana dibelanjakannya, serta tubuhnya untuk apa digunakannya."
[HR. At-Tirmidzi, No.2417; Ad Darimi, No.537, dan Abu Ya'la No. 7434]  



Hadist yang saya dapatkan ketika belajar bersama di keluarga finansial. Betapa pentingnya kita menyadari betul amanah yang Allah berikan pada kita, baik umur, ilmu, harta, bahkan tubuh. Salah satunya yang akan aku pelajari dan menjadi salah satu fokus utama dalam mind map ku adalah tentang Manajemen Finansial.

Beruntung aku bergabung di keluarga finansial. Sungguh banyak teman - teman yang dengan senang hati membagikan ilmu - ilmu dan pengalaman tentang manajemen finansial di keluarga masing - masing. Semua saling berbagi dari mulai Perencanaan keuangan, Aplikasi dan metode yang digunakan untuk pencatatan keuangan, hingga tips - tips saving dan investasi. Luar biasa. Bagiku yang masih sangat minim ilmu di bidang finansial, bergabung di keluarga ini sungguh sangat menyenangkan dan menambah ilmu finansial saya. 

Berdasarkan diskusi di grup Keluarga Finansial dan Go Live dari Mbak Gitaria Eka, saya tergerak untuk mendetailkan mind map ku di bidang Finansial ini. Maka aku comot si Finansial, lalu aku buat mind map baru dengan poin utama Finansial. Dari sharing Mbak Gita, aku menjadi lebih semangat membuat perencanaan keuangan karena metode perencanaan keuangan yang mbak Gita lakukan cukup simpel namun mencakup keseluruhan anggaran. Sangat berbeda dengan metode yang aku terapkan selama ini, dengan begitu banyak pengelompokkan yang membuatku cukup pusing dan akhirnya tidak konsisten melakukannya karena bingung. 

Berikut gambaran Mind Map Finansialku yang baru, 







Secara garis besar, aku membagi financial planning ku menjadi 3 poin besar

1. Financial Check Up
Poin ini akan menjadi hal pertama yang akan aku lakukan untuk memulai financial planning ini. 
  • Discuss with Husband. Langkah pertama adalah, aku akan berdiskusi dengan suami tentang finansial keluarga kami. Kebetulan suami memang sudah menjalankan financial planning dlm keluarga kami, namun aku masih meraba-raba dan perlu banyak belajar, Maka aku akan berdiskusi lg dengan suami untuk melihat kembali bagaimana kondisi keuangan kami. 
  • Setting Long and Short Goals. Langkah berikutnya, membicarakan tentang Tujuan/perencanaan baik jangka panjang atau pendek. Misal pendidikan anak, rencana program anak kedua, renovasi rumah, dan lain lain. 
  • Check Up Family Assets and Cash Flow. Langkah terakhir dalam tahap ini adalah aku akan melihat kembali aset -aset yang sudah kami miliki saat ini sekaligus mengevaluasi cash flow bulanan kami. 


2. Fund Allocation
Ini adalah langkah kedua yang akan aku lakukan, yaitu membuat alokasi dana dari pendapatan yang aku dapatkan setiap bulan.
  • Saving. Aku akan belajar untuk konsisten melakukan saving setiap bulannya. Saving ini kubagi menjadi 2 yaitu Jangka panjang berupa Saham untuk keperluan pendidikan anak, pengembangan bisnis pribadiku sekian tahun mendatang, dll. Dan Saving kedua adalah kategori Jangka Pendek yang meliputi Dana Darurat dan Dana Cadangan. Dana Darurat nominalnya lebih besar sebagai proteksi kami jika terjadi hal yang tidak diinginkan, karena kami tidak memakai asuransi kecuali BPJS. Sedangkan dana cadangan untuk proteksi bocor - bocor halus atau keperluan mendesak di pengeluaran bulanan dan harian.
  • Ziswaf. Poin ini akan menjadi prioritas kedua dalam alokasi dana bulanan ku. Aku membagi poin Ziswaf ini menjadi 3 bagian. Yaitu untuk orang tua, tabungan zakat / qurban, dan sedekah bulanan. 
  • Living Cost. Poin ini menjadi alokasi terakhir setelah 2 poin alokasi di atas sudah terpenuhi. sebelumnya, living cost ini menjadi prioritas utamaku, alhasil aku tidak pernah bisa menabung bahkan kadang minus dan akhirnya malah mengambil tabunnganku huhuhuhu. Oleh karena itu, aku akan memulai metode baru. Living cost ini aku bagi menjadi 3 alokasi lagi, yaitu Fixed cost ( listrik, internet, gaji art, dll), Variable cost (uang mingguan, belanja bulanan, dan transport), dan Lifestyle ( pengembangan diri dan anak, sosialisasi, dll

3. Saving Method
Setelah melalui 2 langkah besar diatas, yaitu Financial Check Up dan Fund Allocation, maka poin berikutnya adalah Saving Method. Poin ini aku jadikan poin besar dalam mind map finansialku karena memang aku selalu mengalami kesulitan dalam hal menabung. Berbekal dari belajar dengan teman - teman di keluarga finansial aku mendapatkan banyak insight baru tentang saving. Lalu aku coba analisa dan terapkan yang kira - kira cocok dengan keluargaku. Berikut poin - poinnya.
  • Monthly Saving. Saving bulanan ini sifatnya Fixed jumlahnya dan Harus aku lakukan di awal bulan setelah mendapatkan gaji dari suami. Dana akan aku salurkan ke dalam saham, ziswaf, dan dana cadangan. 
  • Daily Saving. Poin ini terinspirasi dari mbak Gita, yaitu menabung 2rb rupiah per hari untuk menunjang keperluan mainan anak. Dan ini akan aku ajak anakku Riga untuk menabung sendiri di celengannya. sekalian mengajarkan cerdas finansial kan..hihi.. 
  • Target Saving. Saving yang ini adalah saving yang saya lakukan untuk memenuhi keperluan yang ingin saya penuhi di akhir tahun, seperti ingin mengikuti sekolah orang tua, atau ingin membeli printer, dll.  Saving ini bisa harian, atau bulanan sekalian. Namun jumlahnya sudah saya tetapkan per bulannya karena sudah mengetahui target yang ingin dipenuhi sejumlah sekian rupiah. 
  • Anytime Saving. Poin yang ini sifatnya sunnah..hehe.. Dana dari keuntungan bisnis online akan masuk ke kategori ini karena masuknya tidak tentu. 

Begitulah penjabaran perencanaan keuangan yang insya Allah akan mulai aku lakukan dan harus bisa konsisten melakukannya. Karena perencanaan tanpa dilakukan secara konsisten tidak ada gunanya. bismillah, one step ahead. :)



Comments

Popular Posts