FITRAH SEKSUALITAS  DAY #9


Grup 9: "Persiapan Menuju Aqil Baligh Anak Laki-Laki"
Oleh   :  Bunda Dhania - Maisharah - Murdianah - Purtriana


Aqil adalah kedewasaan psikologis, emosional, rasional, sosial, finansial.
Indikator Aqil adalah :
1. Mampu memecahkan masalah
2. Mampu mengambil keputusan
3. Bertanggungjawab dan mandiri
4. Mampu mencari nafkah
5. Mampu memikul beban kehidupan

Salah satu tantangan era milenial adalah Krisis Identitas dikarenakan usia aqil dan baligh tidak tumbuh secara bersamaan.
Oleh karena itu 
1. Sedini mungkin tumbuhkan cinta anak pada Allah SWT, sampai usia 6 th ajarkan yang indah terlebih dahulu agar anak taat pada perintah Allah SWT karena cinta.
2. Usia 7 th ajarkan anak secara bertahap tentang dosa dan neraka menggunakan bahasa yang mudah dipahami anak.
3. Ajarkan anak tentang konsep aurat dan malu, misal ketika mandi, bak, bab
4. Ajarkan dan beri contoh menjaga pandangan
5. Menjelaskan dan mengenalkan mana yang mahram dan mana yang bukan
6. Pisahkan tempat tidur dengan orang tua maksimal 7 th
7. Ajarkan anak memilih teman, beri contoh mana teman yang sebaiknya dijauhi
8. Ajarkan anak mandiri, usia 4 th bisa menyelesaikan kebutuhannya sendiri seperti mandi, berpakaian, dan makan. Usia 7 th beritanggung jawab rumahan, seperti mencuci baju dgn mesin cuci, mencuci piring sendiri
9. Ajarkan cerdas finansial pada anak

 Persiapan menuju Baligh anak laki-laki. Menyiapkan anak laki-laki untuk menghadapi mimpi basah. Hal ini menjadi tanggung jawab AYAH. kenapa? Karena anak laki2 yang berusia di atas 7 tahun membutuhkan banyak waktu bersama dengan ayahnya dibanding ibunya, ibu tentu tidak terlalu menguasai hal-hal seperti mimpi basah dan tidak pernah mengalaminya.

TIPS MENYIAPKAN ANAK LAKI-LAKI MENGHADAPI MIMPI BASAH 
by Elly Risman Yayasan Kita dan Buah Hati

1⃣Jelaskan,APA ITU MIMPI BASAH?


2⃣APA SAJA YANG DISAMPAIKAN?
Berikutnya siapkan waktu khusus dengan anak untuk membicarakannya. Apa saja yang harus disampaikan :

- Pertama, sampaikan kepada mereka bahwa saat ini mereka telah tumbuh berkembang menjadi remaja, dengan adanya perubahan-perubahan pada fisik mereka. Dan sebentar lagi mereka akan memasuki masa puber / baligh.
Contoh : “Nak.. Ayah lihat kamu sudah semakin besar saja ya.. Tuh coba lihat tungkai kakimu sudah semakin panjang, suaramu sudah agak berat. Waah… Anak Ayah sudah mau jadi remaja nih. Nah, Ayah mau bicarain sama kamu tentang hal penting menjelang seorang anak menjadi remaja atau istilahnya ia memasuki masa puber / baligh.”

- Di awal, mungkin mereka akan merasa jengah dan malu. Namun, yakinkan kepada mereka, bahwa membicarakan masalah tersebut merupakan tanggung jawab kita sebagai orang tua, yang nanti akan ditanyakan oleh Allah di akhirat.

- Ketika berbicara dengan anak laki-laki yang belum baligh, gunakan the power of touch. Sentuh bahu atau kepala mereka. Hal ini telah dicontohkan oleh Rasulullah Muhammad yang sering mengusap bahu atau kepala anak laki-laki yang belum baligh. Hal ini dapat menumbuhkan keakraban antara Ayah dengan anak. Jika sudah baligh, mereka tidak akan mau kita sentuh. 

- Gunakan juga jangkar emosi (panggilan khusus, yang bisa mendekatkan hubungan kita dengan anak), misalnya : “Nak, buah hati Papa, Jagoan Ayah,” dan lain-lain. 

- Sampaikan kepada anak kita : Tentang Mimpi Basah & Mani

• Bahwa karena ia telah memiliki tanda-tanda / ciri-ciri memasuki masa puber, maka pada suatu malam nanti, ia akan mengalami mimpi sedang bermesraan dengan perempuan yang dikenal ataupun tidak dikenal. Dan pada saat terbangun, ia akan mendapatkan cairan yang disebut mani. (Kita beri tahukan kepada mereka contoh cairannya, yaitu cairan tepung kanji yang telah kita persiapkan). Peristiwa itu disebut mimpi basah.

• Jika seorang anak laki-laki telah mengalami mimpi basah, tandanya ia sudah menjadi seorang remaja / dewasa muda. Dan mulai saat itu, ia sudah bertanggung jawab kepada Tuhan atas segala perbuatan yang ia lakukan, baik berupa kebaikan maupun keburukan. Pahala dan dosa atas perbuatannya itu akan menjadi tanggungannya. Dalam agama Islam, ia disebut sudah mukallaf.

• Beritahukan kewajiban yang harus dilakukan setelah mengalami mimpi basah :

 https://muslim.or.id/3313-tata-cara-mandi-wajib.html



Sesi tanya Jawab:
 Pertanyaan No 1 Mbak vivi
Pada poin di tantangan era milenial disebut krisis identitas karena usia aqil dan baligh yg tidak bersamaan, mohon penjelasannya kenapa bisa terjadi?

Usia brpkah anak bisa mencapai tahap aqil?

Minta tolong dijelaskan maksud gambar d slide akhir🙏🏻😊
Jawaban:

- gambar hanya contoh media ketika kita ingin menjelaskan ke anak2 tentang proses keluar mani ( saat mimpi basah) 


====
-lalu usia aqil / usia berakal adalah sekitar 15th (sama dg usia baligh)  . 
Dan rentang usia mulai bisa membedakan baik buruk dan mulai bisa kita stimulus untuk mencapai akil diusia 15th adalah masa mumayyiz yaitu sekitar usia 7th mba


===
-lalu baligh itu kan hal yg pasti akan terjadi di rentang usia 15th ya..  

Nah akil ini yg biasanya terlambat ortu stimulasi diusia sebelum 15th itu (mumayyiz) ..  

Misal saja..  Di usia anak 7th-masa baligh tiba

Ortu kurang fokus mengstimulasi akal anak2

Mulai dari mandiri mengurus diri sampai mandiri secara financial.  

...

Itu kenapa bisa terjadi perbedaan waktu aqil dan balig

=
Semoga cukup terjawab y mba



Pertanyaan No 2 Mbak endang
Ijin bertanya karena kebetulan ada anak lanang dirumah 😍

Bagaimana caranya menjelaskan menggunakan media buah ini bun..?? Mohon penjelasannya🙏


Jawaban:

Gambar di slide akhir dapat digunakan untuk menjelaskan perbedaan mani dan madzi yang keluar dari alat kelamin laki2.

Buah sebagai Alat Peraga untuk menjelaskan alat reproduksi laki-laki, ini hanya contoh apabila tidak setuju bisa menggunakan alat peraga lain yang mirip.

- Untuk mani : Aduk kanji/tepung sagu dengan air, jangan terlalu encer, hingga masih ada butir-butir kecilnya. Beri sedikit bubuk kunyit, hingga menjadi agak kuning. Taruh di wadah/botol.


- Untuk madzi : Beli lem khusus, seperti lem UHU.


Pertanyaan No 3 Mbak deasita
Apa bedanya mani dan madzi?


Jawaban:

Mani adalah cairan berwarna putih yang keluar memancar dari kemaluan, biasanya keluarnya cairan ini diiringi dengan rasa nikmat dan dibarengi dengan syahwat. Mani dapat keluar dalam keadaan sadar (seperti karena berhubungan suami-istri) ataupun dalam keadaan tidur (biasa dikenal dengan sebutan “mimpi basah”). Keluarnya mani menyebabkan seseorang harus mandi besar



Madzi adalah air yang keluar dari kemaluan, air ini bening dan lengket. Keluarnya air ini disebabkan syahwat yang muncul ketika seseorang memikirkan atau membayangkan jima’ (hubungan seksual) atau ketika pasangan suami istri bercumbu rayu (biasa diistilahkan dengan foreplay/pemanasan). Air madzi keluar dengan tidak memancar. Keluarnya air ini tidak menyebabkan seseorang menjadi lemas (tidak seperti keluarnya air mani, yang pada umumnya menyebabkan tubuh lemas) dan terkadang air ini keluar tanpa disadari (tidak terasa).

Baca selengkapnya. Klik https://muslim.or.id/274-mengenal-mani-wadi-dan-madzi.html



Review Grup 9:
 Presentasi grup9 mengangkat tema mengenai Aqil Baligh Anak Laki-Laki. Materi ini menjelaskan secara lebih detail dan mengarah pada anak laki-laki. Baru menyadari ternyata aqil dan baligh adalah dua hal yang berbeda namun berkaitan dan berpengaruh satu sama lain. Tumbuhnya pun sebaiknya harus seimbang dan bersamaan, disitulah peran kita sebagai orang tua untuk memastikan anak kita siap secara aqil dalam menjelang baligh. 

Comments

Popular Posts