FITRAH SEKSUALITAS  DAY #5


Grup 5: "Menumbuhkan Fitrah Seksualitas pada Anak Perempuan"
Oleh   :  Bunda Fitri - Deasita - Dessy


Fitrah Seksualitas  adalah tentang bagaimana seseorang berfikir dan bersikap sesuai fitrahnya sebagai lelaki sejati dan  perempuan sejati. Sangat penting untuk ditumbuhkan untuk mempersiapkan calon ibu dan calon ayah yang baik. Agar terhindar dari penyimpangan fitrah seksualitas, serta agar anak mengerti identitas dan peran seksualnya


Cara Membangun Fitrah Seksualitas pada Anak Perempuan, yaitu

    0-2 th     dekatkan dengan ibunya 
    3-6 th     anak laki-laki dan perempuan dekatkan dengan ayah ibunya
    7-10 th   anak laki-laki dekatkan dengan ayah, anak perempuan dekatkan dgn ibu
    10-14 th anak laki-laki dekatkan dengan ibu, anak perempuan dekatkan dgn ayah
    >15th     anak mampu bertanggungjawab thp dirinya sendiri




Tantangan dalam Menumbuhkan Fitrah Seksualitas

Pergaulan anak mulai bergaul dengan banyak orang dan lawab jenis
Teknologi , Mudahnya informasi masuk lewat internet, handphone, dan televisi
Lingkungan, Keluarga atau lingkungan yg tidak kondusif


   Solusi
Tanamkan nilai keimanan dan keagamaan sejak dini
Berkomunikasi dengan bayi, "anak bunda cantik, sholeha"
Memperkuat identitas sesuai gendernya, menggunakan pakaian dan mainan anak perempuan
Mengajarkan tentang aurat anak perempuan
Mengajarkan adab berinteraksi dan bergaul dengan orang lain
Mengajarkan anak perempuan tentang reproduksi


Sesi tanya Jawab:
 Pertanyaan No 1 Mbak Nafta
bagaimana cara menjaga fitrah seksualitas anak perempuan yg mempuntai saudara laki2.
Mereka yg sedari kecil tidur breng ayah ibunya.
Anak perempuan yg ga mau pakai rok, mau mainan yg "laki" seperti kakaknya.

Cukup itu dulu
Jawaban:
1. Mulai mengajarkan identitasnya berbeda dengan saudaranya
2. Memisahkan kamar tidurnya
3. Memberikan pakaian & mainan yang sesuai identitasnya
4. Memberikan contoh sebagai ibu, yang identitasnya sama dengan dirinya
Contoh : Jika anak perempuan blm mau pake rok atau jilbab misalnya, bisa kita sebagai ibu nya me njadi rol model dahulu, seperti ibu nya memakai rok dan jilbab, atau boleh juga kembaran sama anak, slaah satu tips saya agar anak senang memakai jilbab.

Pertanyaan 2 Mbak Nurul
Utk mainan anak, apakah ada aturan pakem mana mainan utk anak perempuan dan mana utk laki2?
Misalkan boneka, mobil2an, kapal2an, tembak2an, lego, alat bermain peran...
Lalu batasannya, anak perempuan sama sekali tidak boleh pakai mainan anak laki-laki dan sebaliknya, atau conditional?
Misalkan ada batasan, mulai berlaku dari umur berapakah?
Terima kasih atas jawabannya 😄🤗

Jawaban:
Menurut Rosalind Chait Barnett, Ph.D., ilmuwan senior di Women’s Studies Research Center di Brandeis University, sekaligus penulis The Truth About Girls and Boys: Challenging Toxic Stereotypes About Our Children, ’mainan aunak perempuan’ dan 'mainan anak laki-laki’ tidak lebih dari sebuah konsep pemasaran.

 sah2 saja anak perempuan main-mainan anak laki2, tapi tetap harus dibatasi.
Mungkin hanya sebatas pengenalan nama dan jenis mainan saja.


Pertanyaan 3 Mbak Dian
Di usia berapa mulai diajarkan tentang reproduksi pada anak perempuan, bagaimana caranya? 
Karena bagi anak yg tertutup, bisa jadi malu utk bilang ketika sudah menstruasi.

Jawaban:
Menurut psikolog anak Clara Kriswanto menganjurkan pendidikan seks pada anak dimulai sejak 0-5 tahun. Prosesnya berlanjut hingga anak berusia pra remaja dan remaja tahap akhir. 

Bagaimana cara memperkenalkannya? 
Menurut psikolog anak Efnie Indriane menyarankan agar tidak mengajarkan seca langsung alat reproduksi dalam mengenalkan hal tsbt. Soalnya, anak2 sedang dalam masa eksplorasi, jadi dikhawatirkan si kecil akan berbuat hal serupa saat sedang buang air bersama teman sebayanya di tempat2 umum. 
Caranya mungkin dengan menunjuk gambar bun..

Tambahan link tuk bahan bacaan
https://www.go-dok.com/cara-tepat-kenalkan-organ-reproduksi-pada-anak


Pertanyaan 4 Mbak Rosa
untuk anak perempuan, baiknya pakai jilbab pada saat baligh atau sudah dari kecil? kekhawatiran saya kalau dari kecil kan sudah pakai dan lepas jadi tidak dipakai terus menerus. di sisi lain, sekolahnya juga sudah membiasakan berjilbab. menurut kelompok 5 bagaimana? terima kasih

Jawaban:
Kalau menurut saya mba.. Kalau anak masih belum baligh tidak perlu memaksakan untuk berjilbab.. Biarkan keinginan berjilbab itu tumbuh dr hatinya. Namun, tetap ajarkan memakai jilbab. Kalau g mau jangan di paksakan

Review Grup 5:
 Presentasi grup 5 mengangkat tema tentang pentingnya menumbuhkan fitrah seksualitas anak perempuan. Penjelasan bagaimana tahapan -demi tahapan untuk menumbuhkan fitrah seksualitas pada anak perempuan. Pada sesi tanya jawab juga terdapat pembahasan menarik mengenai permainan anak laki-laki dan perempuan yang sesungguhnya hanyalah faktor marketing yang bisa dimainkan keduanya.

Comments

Popular Posts