FITRAH SEKSUALITAS  DAY #4


Grup 4: "Fitrah Seksualitas"
Oleh   :  Bunda Arimbi - Ayu - Dian


Fitrah Seksualitas  tidak sama dengan Pendidikan Seks. 

Salah satu tantangan dalam penyampaiannya adalah HOMOSEKSUAL. Tantangan ini menjadi penekanan dalam penyajian materi presentasi kelompok 4.  Penyimpangan seksual ini karena kurangnya pemahaman tentang peran diri berdasarkan gender. Perilaku yang diakibatkan salah asuh (pshycogenic) dan salah budaya atau lifestyle (sociogenic) bukan bawaan lahir. Perilaku ini menular dan merusak kemanusiaan. Harus segera ditolong dan segera disembuhkan, jangan dibiarkan karena justru akan merusak kemanusiaan itu sendiri.

Ada beberapa langkah preventif untuk menghadapi tantangan homoseksual ini, yaitu
1. Dekatkan dengan Orang Tua
    0-2 th     dekatkan dengan ibunya 
    3-6 th     anak laki-laki dan perempuan dekatkan dengan ayah ibunya
    7-10 th   anak laki-laki dekatkan dengan ayah, anak perempuan dekatkan dgn ibu
    10-14 th anak laki-laki dekatkan dengan ibu, anak perempuan dekatkan dgn ayah

2. Berikan Pemahaman Agama
    Allah telah menciptakan manusia berpasang-pasangan laki-laki dan perempuan
    Allah melaknat kaum Nabi Luth yaitu kaum gay dan lesbian
    Rasulullah tidak senang apabila kita menyerupai lawan jenis

3.Ciptakan Lingkungan yang Baik
   Melalui tontonan dan permainan yang sesuai usia 
   Teman pergaulan 
   Pengasuh


Sesi tanya Jawab:
 Pertanyaan No 1 Mbak Rosa
Pemilihan nannynya gimana skriningnya? 😅 tau sendiri susah dapat pengasuh sekarang ini. Yang sesuai kriteria kita apakah ada tips2nya?
Jawaban:
Utk nanny, diusahakan yang sudah ada track recordnya,lebih baik lagi yang memang kita ada rekomendasinya. Sebelum menitipkan memberikan pengarahan tentang apa yg boleh dan tidak boleh terutama saat ada anak,sehingga pengasuh dapat memberikan contoh yg baik. Karena pengasuh di sini juga bisa nanny, atau saudara yang kita mintakan tolong, atau orang tua..
Bagaimanapun memang ini bentuk ikhtiar kita menjaga buah hati, sisanya kita pasrahkan dan doa kepada yang Maha menjaga
Pertanyaan 2 Mbak Dhania
mbak aq mau tny ttg bagaimana menjelaskan ttg pendidikan seksual ke anak, diajarkan bertahap sesuai umur atau gmn? cara penyampainnya gmn yaa. .utk kisah nabi luth cocokny utk usia brp ya dijelaskannya

Jawaban:
Pendidikan seksual memang sebaiknya sesuai dg usianya
Untuk masih dibawah 7 tahun mungkin baru dikenalkan dengan nama alat kelamin dan cara menjaga kebersihannya
Nanti ketika pre aqil baligh, bisa sekitar 10-14 tahun, sudah mulai diberikan pengertian ttg proses baligh, haid pada perempuan dan mimpi basah pada laki2
Jadi mereka sudah diberitahu ttg tanda baligh tersebut beserta cara mandi wajib nya juga
Sambil dikasih tau, kalo udah lewat masa itu, berarti sudah ada tanggung jawab yg dimiliki atas diri mereka, termasuk dosa2 dari perilaku mereka

Udah bisa dikasih tau juga ttg proses terciptanya manusia dari sel telur dan sel sperma
Namun hanya boleh terjadi pertemuan sel tersebut setelah pernikahan.

Utk cerita nabi luth, sbnrnya dr kecil juga bisa, kan ada cerita nabi2 utk anak-anak mba.. nah kalau detail berpasangan sesama jenis bisa diceritakan saat anak-anak mengerti konsep perempuan dan laki-laki berpasangan untuk memiliki keturunan.. pra aqil baliq (SD5-6) sampi aqil baliq (SMP)


Pertanyaan 3 Mbak Endang
Untuk menciptakan lingkungan yang baik, 

Mohon penjabaran dari gambar gambar ini mbaa

Jawaban:
Sebenarnya, utk 4 poin ini untuk anak yg belum aqil baliq ya, walaupun menurut saya aqil baliq pun org tua punya peran penting menciptakan lingkungan yg baik..
Nah utk poin-poin ini, 
1. Tontonan: anak-anak sekarang kebanyakan sangat mudah mendapatkan akses tontonan, untuk itu penting untuk org tua berperan sbg filter.. agar anak-anak mendapatkan tontonan yang bermanfaat dan mendidik
2. Pergaualan yang baik, misalnya anak-anak yang belum sekolah sudah sering diajak ke mesjid atau ikut pengajin anak di mesjid, sehingga punya teman-teman yang baik, bisa juga dengan memilihkan sekolah yang baik, dengan harapan anak-anak yang sekolah disana dididik dengan baik dan dapt menjadi teman bergaul yang baik
3. Permainan yang baik, baik bermain dengan teman-teman di luar maupun dengan gadget harus diawasi, apakah ada permainan yang berbahaya dan tidak patut dimainkan anak-anak..

4. Pengasuh, siapapun yang akan bertugas menjaga anak-anak harus dipastikan memiliki kapabilitas mengawasi poin 1-3 sebagai penanggung jawab harian saat tidak ada orang tua. Nah orang tua dapat menggunakan alat bantu seperti cctv untuk memastikan pengasuh menjalankan fungsinya dengan baik..




Review Grup 4:
 Presentasi grup 4 menekankan pada tantangan merebaknya kasus LGBT. Perlunya menumbuhkan fitrah seksualitas sejak dini menjadi perisai utama untuk menangkis kasus ini. Metode-metode preventif yang jelas dan runut telah dijabarkan dengan jelas, diperjelas juga dalam sesi diskusi dan tanya jawab. 

Comments

Popular Posts