FITRAH SEKSUALITAS DAY #3
"Peran Ayah dan Bunda dalam Menumbuhkan Fitrah Seksualitas"
"Peran Ayah dan Bunda dalam Menumbuhkan Fitrah Seksualitas"
Grup 3: "Peran Ayah dan Bunda dalam Menumbuhkan Fitrah Seksualitas"
Oleh : Bunda Arie - Faradillah - Iin Inayah
Fitrah kondisi yang diciptakan Allah sesuai kepribadian anak yang sesungguhnya telah ada sejak lahir
Fitrah Seksualitas adalah tentang bagimana seseorang berfikir, bersikap, dan merasa sebagai laki -laki sejati atau perempuan sejati
Menumbuhkan fitrah seksualitas berati kita merawat, membangkitkan, dan menumbuhkan fitrah sesuai gendernya, yaitu bagaimana seorang laki-laki berfikir, bersikap, bertindak, dan merasa sebagimana laki-laki sejati, juga bagaimana seorang perempuan berfikir, bersikap, bertinda, dan merasa sebagimana perempuan sejati.
Tujuannya adalah "Mewujudkan peran keayahbundaan yang sejati"
Fitrah Peran ayah
- Penanggungjawab pendidikan
- Man of vision and mission
- Sang ego dan individualitas
- Pembangun sistem berfikir
- Supplier maskulinitas
- Penegak professionalism
- Konsultan pendidikan
- The person of "tega"
Fitrah Peran Bunda
- Pelaksana harian pendidikan
- Person of love and sincerity
- Sang harmoni dan sinergi
- Pemilik moralitas dan nurani
- Supplier feminitas
- Pembangun hati dan rasa
- Berbasis pengorbanan
- The person of "pembasuh luka"
Tantangan
- Berkurangnya peran ayah dan ibu
- Minim ilmu
- Marak di luar, tabu di dalam
- LGBT
Solusi
- Ayah bunda, kembalilah ke fitrah
- Pendidikan fitrah sejak dini
- Kelekatan dan komunikasi
- Suplai maskulinitas dan feminitas yang seimbang
Fitrah kondisi yang diciptakan Allah sesuai kepribadian anak yang sesungguhnya telah ada sejak lahir
Fitrah Seksualitas adalah tentang bagimana seseorang berfikir, bersikap, dan merasa sebagai laki -laki sejati atau perempuan sejati
Menumbuhkan fitrah seksualitas berati kita merawat, membangkitkan, dan menumbuhkan fitrah sesuai gendernya, yaitu bagaimana seorang laki-laki berfikir, bersikap, bertindak, dan merasa sebagimana laki-laki sejati, juga bagaimana seorang perempuan berfikir, bersikap, bertinda, dan merasa sebagimana perempuan sejati.
Tujuannya adalah "Mewujudkan peran keayahbundaan yang sejati"
Fitrah Peran ayah
- Penanggungjawab pendidikan
- Man of vision and mission
- Sang ego dan individualitas
- Pembangun sistem berfikir
- Supplier maskulinitas
- Penegak professionalism
- Konsultan pendidikan
- The person of "tega"
Fitrah Peran Bunda
- Pelaksana harian pendidikan
- Person of love and sincerity
- Sang harmoni dan sinergi
- Pemilik moralitas dan nurani
- Supplier feminitas
- Pembangun hati dan rasa
- Berbasis pengorbanan
- The person of "pembasuh luka"
Tantangan
- Berkurangnya peran ayah dan ibu
- Minim ilmu
- Marak di luar, tabu di dalam
- LGBT
Solusi
- Ayah bunda, kembalilah ke fitrah
- Pendidikan fitrah sejak dini
- Kelekatan dan komunikasi
- Suplai maskulinitas dan feminitas yang seimbang
Referensi:
https://id.theasianparent.com/pendidikan-seks-dalam-perspektif-islam/
https://www.dakwatuna.com/2012/06/27/21327/pendidikan-seksual-untuk-anak-kenapa-tidak/
Buku "FItrah Based Education" ust Harry Santoso
https://www.dakwatuna.com/2012/06/27/21327/pendidikan-seksual-untuk-anak-kenapa-tidak/
Buku "FItrah Based Education" ust Harry Santoso
Sesi tanya Jawab:
Pertanyaan No 1 Mbak Rossa
Mbak2 cantik,mau dijelaskan detail ttg peran ibu sebagai pembasuh luka dan ayah sebagai org yang tega. Kalau terbalik bagaimana?
Jawaban:
Karena seorang ibu adalah fitrahnya penuh kasih sayang dan yg mengayomi, yg selama sembilan bulan mengandung buah hatinya dg penuh cinta, jadi seorang ibu selalu ingin membela, melindungi, mengobati buah hati tercintanya.
Merujuk ke point sebelumnya yaitu pemilik nurani dan juga person of love n sincerity, merupakan fitrah dan karunia Allah yg dimiliki setiap wanita. Untuk itu peran pembasuh luka hadir untuknya.
Seorang laki2 harus tega dan tegas untuk menegakkan prinsip dan adab dalam keluarga... Sedangkan ayah dg sikap kelelakian yg tegas, kelihatan seperti tega terhadap anaknya...ππ
Dibalik ketegasan itu tentu kadang ada sedikit luka pada anak yg masih dlam tahap pembelajaran. Disitulah ibu hadir untuk memberi pengertian dibalik ketegasan ayah dgn bahasa ibu... πππ
Merujuk ke point sebelumnya yaitu pemilik nurani dan juga person of love n sincerity, merupakan fitrah dan karunia Allah yg dimiliki setiap wanita. Untuk itu peran pembasuh luka hadir untuknya.
Seorang laki2 harus tega dan tegas untuk menegakkan prinsip dan adab dalam keluarga... Sedangkan ayah dg sikap kelelakian yg tegas, kelihatan seperti tega terhadap anaknya...ππ
Dibalik ketegasan itu tentu kadang ada sedikit luka pada anak yg masih dlam tahap pembelajaran. Disitulah ibu hadir untuk memberi pengertian dibalik ketegasan ayah dgn bahasa ibu... πππ
Pertanyaan 2 Mbak Tina
Melanjutkan pertanyaan bunda Rosa Adelina Kalau kebalikan gimana? Apa efeknya
Jawaban:
Menurut kami, Jika fitrah tersebut terbalik tentu hasilnya tidak sesempurna jika sesuai fitrah. Ayah membasuh luka dengan caranya yg penuh logika dan to the point, sedangkan ibu menuangkan ketegasan tetap dengan hati yg terselip dibaliknya.
Seorang anak yg tumbuh besar hanya dengan seorang ayah, akan tumbuh menjadi pribadi yg lebih banyak mengadopsi fitrah lelaki, dan begitu sebaliknya. Oleh sebab itu kembalilah ke fitrah ayah bunda...πππ
Seorang anak yg tumbuh besar hanya dengan seorang ayah, akan tumbuh menjadi pribadi yg lebih banyak mengadopsi fitrah lelaki, dan begitu sebaliknya. Oleh sebab itu kembalilah ke fitrah ayah bunda...πππ
Pertanyaan 3 Mbak Vivi
Saya dengan 2 anak perempuan yang melankolis dan sedikit penuh dramaπ
, terkadang agak berat ketika menyandingkan dg si papa yang koleris. Akhirnya kami sepakat untuk mencari cara agar si papa dekat dg anak melalui "kencan berdua" dg si anak. Tp anak kami yg pertama br berusia 3 tahun, dan kencan dg si papa ini sudah sejak anak berusia 18 bulan. Apakah pendekatan dg si ayah yg terlalu dini memiliki sisi negatif terutama terhadap karakter femininnya?
Jawaban:
Menurut kami, asalkan peran bunda masih dominan, karna usia 3 tahun peran ayah bunda harus seimbang πππ
Pertanyaan 4 Mbak Deasita
Kl ketuker bgini berarti fitrah ayah ibunya berarti ga sesuai kan ya, nah cara benerinnya bgmana ya?
Jawaban:
Memperbanyak mengisi tangki ilmu kita Mbak, banyak membaca, mengikuti majelis ilmu yg berkaitan
Sebagai penutup, sebelum kita mengajarkan dan mendidik anak2 kita untuk tumbuh sesuai fitrahnya. Alangkah indahnya jika kita sebagai ayah bunda juga bersegera mengisi tangki ilmu agar kembali ke fitrah menjadi ayah bunda sejati
Pertanyaan 4 Mbak Deasita
Kl ketuker bgini berarti fitrah ayah ibunya berarti ga sesuai kan ya, nah cara benerinnya bgmana ya?
Jawaban:
Memperbanyak mengisi tangki ilmu kita Mbak, banyak membaca, mengikuti majelis ilmu yg berkaitan
Sebagai penutup, sebelum kita mengajarkan dan mendidik anak2 kita untuk tumbuh sesuai fitrahnya. Alangkah indahnya jika kita sebagai ayah bunda juga bersegera mengisi tangki ilmu agar kembali ke fitrah menjadi ayah bunda sejati
Review Grup 3:
Grup 3 ini adalah grup saya sendiri, bagi saya tentu masih banyak kekurangan dalam presentasi kami, Namun alhamdulillah presentasi tersampaikan dengan lancar, dan alur tanya jawab dengan para bunprof mengarah ke peran ayah bunda sejati mengingatkan kami semua lagi sebagai orang tua. Sebelum mengajarkan dan mendidik, kita pun tetap perlu mengevaluasi diri dan belajar terus, dan tentu saja dalam hal ini kembali ke fitrah sebagai ayah dan bunda sejati, sehingga anak - anak kita juga dapat mencontoh bagaimana menjadi laki-laki dan perempuan sejati.

Comments
Post a Comment